Filed Under (Bisnis) by Nike on 23-06-2008
Usaha mengalami kegagalan di tengah jalan? Itu sih, biasa. Sebab, tak selalu berarti usaha bisa langsung sukses, berjalan lancar, dan mulus. Justru Anda harus bisa belajar dari kegagalan, sehingga tahu di mana letak kesalahannya.
Berikut beberapa tips dari Fauziah Arsiyanti, SE. MM. Dip IFP, Adviser Personal Financial Services dari First Principal Fiancial Singapore agar tak terjadi kegagalan dalan berwirausaha:
1. Jangan Berutang.
Sebetulnya, berutang atau meminjam modal ke bank tidak dianjurkan, apalagi dengan jaminan. Jika mampu membayar secara lancar, tentu tak akan jadi masalah. Bagaimana jika tiba-tiba usahanya gagal dan tak bisa mengembalikan pinjaman? Kalaupun harus meminjam ke bank, sebaiknya Anda sudah berpengalaman, berjiwa berani menghadapi risiko, dan jago membuat anggaran. Namun, jangan lakukan jika baru saja memulai usaha!
2. Jangan Ekspansi.
Jangan serakah berekspansi! Jika modal awalnya hanya mesin jahit dan satu orang pegawai, sebaiknya berusaha dengan itu saja dulu. Jika order sudah meningkat, dan mampu membeli mesin jahit baru, lakukan ekspansi secara perlahan, dan jangan sampai salah strategi. Antisipasi kondisi kehidupan yang dapat tiba-tiba berubah. Jangan lupa, utamakan kekuatan diri .
Read the rest of this entry »
Menggendong dua kewajiban sekaligus, menjadi ibu rumah tangga dan wanita karier, memang gampang-gampang susah. Salah-salah, suami atau anak-anak protes Anda terlalu sibuk di kantor. Atau, Anda ditegur atasan karena terlalu memikirkan rumah. Bagaimana jalan keluarnya? Simak ide-ide berikut:
1. Jelaskan kepada seluruh keluarga. Jelaskan bahwa urusan keluarga dan urusan kerja bagi Anda sama pentingnya. Tawarkan penyelesaian seperti apa yang bisa Anda lakukan agar kepentingan keluarga dan kantor tak terabaikan. Minta seluruh anggota keluarga untuk memberikan ide.
2. Sisihkan waktu untuk keluarga setiap minggu dan tulis besar-besar dalam jadwal Anda. Jangan mengingkari janji atau selalu menunda-nunda waktu untuk keluarga dengan alasan pekerjaan.
3. Buang jadwal kerja yang tak perlu. Ini namanya membuang-buang waktu. Kalau memang bisa diselesaikan sekarang, jangan menunda pekerjaan hingga esok. Intinya, efisiensi sehingga Anda masih punya banyak waktu untuk keluarga ketimbang mengurusi pekerjaan kantor yang tak perlu.
Read the rest of this entry »
Filed Under (Info, Pengobatan) by Nike on 21-06-2008
Jika anda mempunyai kebiasaan mendengkur, tak perlu cemas, atasi dengan resep sederhana berikut ini :
- ambil 2 ruas kunyit
- cuci bersih
- memarkan hingga pipih
- masukkan kedalam gelas
- beri sedikit air hangat masukkan 2 sendok madu
- aduk hingga rata, minumlah
- Lakukan hal ini selama seminggu berturut turut
Jika anda melakukan dengan tekun, niscaya kebiasaan mengorok (mendengkur) akan hilang.
Filed Under (Pengobatan) by Nike on 20-06-2008
Amandel bikin sebel!
Kalo kamu udah ngerasain gejalanya, cobalah segera obat tradisional ini agar amandel cepat membaik.
- Kupas 3 buah jeruk nipis lalu ambil kulitnya
- Direbus dengan 2 gelas air hingga menjadi 1 gelas air
- Ditambah 1 sendok makan madu dewa untuk berkumur, lalu diminum
Lakukan sebanyak 2 kali sehari.
Insya Allah amandel akan segera mereda 
Filed Under (Info, Tips Rumah) by Nike on 19-06-2008
Mau tau caranya biar tanaman jadi sehat tanpa pupuk kandang atau pupuk buatan ? Coba cara ini :
- Ambil daun-daun muda dari tanaman apa saja (lebih baik dari tanaman yang berdaun lebar), iris-iris daun tersebut.
- Letakkan rajangan daun itu di bagian atas media tanam pada tanaman yang akan dipupuk.
- Kemudian siram setiap hari. Hasil akan terlihat sekitar 1 minggu.
- Perakaran dan daun akan berkembang karena bagian-bagian pucuk daun muda terdapat hormone pertumbuhan (auksin), yang berperan merangsang terbentuknya nodus (bakal) akar dan daun.
- Pemberian daun-daun muda jangan terlalu banyak atau sering, karena akan menyebabkan akar sangat banyak dan akan mengganggu media tanam (terutama di dalam pot).
Filed Under (Tips Rumah) by Nike on 18-06-2008
Biar buku-buku kita awet, ga gampang lecek, kita memang harus rajin merawatnya, kalo ga dirawat, jangan harap deh buku kita bakal awet, pasti lecek-lecek, berlipet-lipet ga karuan, waduh baca bukunya jadi males kalo wujud bukunya aja amburadul. Kalo buku kita rawat, rapih, bacanya juga seneng, serasa baca buku baru, padahal buku dah lama kita beli. Cara merawat buku gini ya…
Beri Sampul Buku
- Siapkan dulu sampul plastiknya, Kalo bukunya tebal/hard cover, pake aja sampul plastic yang agak tebal. Tapi kalo buku yang tipis-tipis, pakelah sampul plastic yang tipis. Lebih asyik pake sampul plastic yang meteran, jangan yang satuan, yang meteran lebih bagus dan lebih tebal.
- Buatlah label buku yang berisi identitas pemilik buku, biar kalo ada yang pinjem mudah mengembalikannya. Tempel di setiap buku, jarak nempelin labelnya seragam ya, jangan buku yang satu labelnya diatas, yang satu dibawah, tar mata kita naik turun lihat label bukunya kan repot.
- Kalo label buku dah ditempel, kemudian baru kita menyampul buku, lap dulu bagian luar buku, biar debu dan kotoran ilang, sehingga sampul plastic bisa nempel erat di bagian luar buku.
Read the rest of this entry »