Filed Under (Info, Kesehatan) by Nike on 27-05-2009
Ekstrak bunga kembang sepatu terbukti berkhasiat mencerahkan dan melembabkan kulit wajah. Menurut Manajer Riset Martha Tilaar Innovation Center Anna Ranti, ekstrak bunga kembang sepatu yang mengandung AHA dan vitamin C memiliki khasiat yang lebih baik untuk melembabkan kulit wajah dibanding ekstrak avocado, misalnya.
“Kita lihat elastisitas kulit juga makin membaik, terutama untuk kulit orang yang sudah tua,” tutur Anna di sela-sela Lokakarya Program Studi Herbal Universitas Indonesia (UI) di Wisma Makara UI Depok, Selasa (26/5).
Menurut Anna, bunga kembang sepatu mengandung ekstrak hibiscus yang bersifat aromatik pula. Secara klinis, Martha Tilaar telah mengukur keampuhan ekstrak ini kepada relawan. Ternyata, terjadi perubahan pada kulit. Kulit lebih cerah dan lebih lembab. “Kami juga telah membandingkan dengan produk serupa dari negara lain, kualitas ekstrak kita lebih baik,” ujar Anna.
Martha Tilaar sendiri lalu menelurkan empat produk yang mengandung ekstrak bunga kembang sepatu ini dalam merek Solusi. Keempat produk itu adalah night cream yang juga mengandung ekstrak madu, serta produk UV Whitening lainnya seperti mask cream, night cream, dan facial scrub.
Filed Under (Info, Tips Rumah) by Nike on 27-05-2009
Berkebun juga membutuhkan langkah-langkah alami. Tidak semua hama harus dibabat habis menggunakan pestisida. Cara-cara ramah lingkungan dapat diterapkan demi sebuah lingkungan yang sehat.
Langkah-langkah berkebun yang ramah lingkungan tergolong mudah dilakukan. Antara lain dengan memperhatikan sembilan hal berikut ini:
1. Tanamlah tanaman yang sesuai dengan kondisi taman. Sesuaikan dengan kesuburan tanah yang ada, kebutuhan air, jenis tanahnya, serta keperluan sinar matahari dan lainnya.
2. Pilihlah tanaman yang tahan terhadap serangan hama dan serangga. Carilah informasi yang cukup mengenai jenis tanaman yang hendak ditanam.
3. Berilah jarak yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman dari kecil hingga besar. Hindari kondisi yang sangat padat oleh satu jenis tanaman. Pastikan aliran udara lancar hingga ke bagian terkecil tanaman dan tidak terlalu lembab dan gelap. Umumnya kesamaan jenis tanaman dan kondisi lembap akan mempercepat dan mempermudah kehadiran serangga.
Read the rest of this entry »
Trik memilih makanan kaleng yang “baik” mungkin sudah sering Anda terapkan saat berbelanja. Tapi, tahukah Anda bahwa cara penyimpanan yang baik juga menentukan umur makanan kaleng? Nah, agar tetap aman dikonsumsi dalam waktu cukup lama, beberapa tips berikut ini mungkin perlu Anda simak:
1. Pastikan kemasan dalam kondisi bersih dan tersegel baik sebelum disimpan.
2. Pilihlah tempat penyimpanan yang bersih, kering, sejuk dan mempunyai temperatur ruang yang stabil, misalnya di dalam lemari, kabinet dapur atau rak tertutup.
3. Agar makanan kaleng tidak tersimpan terlalu lama, pilihlah tempat yang mudah dijangkau dan sering Anda gunakan sebagai tempat penyimpanan. Hindari menyimpannya di tempat yang tersembunyi, gelap, terlalu dekat dengan lantai atau langit-langit ruangan.
Read the rest of this entry »
Filed Under (Info, Tips Rumah) by Nike on 20-05-2009
Membeli barang belanjaan bulanan dalam partai besar bisa jadi lebih hemat. Namun, tanpa disadari, terkadang ada hal-hal yang tak terlalu sering kita gunakan, dan tak kita ketahui masa kedaluwarsanya. Misalnya, telur, yang sering kita beli dalam jumlah banyak untuk persiapan. Tapi apakah Anda yakin telur tersebut masih dalam bentuk segar ketika akan digunakan setelah beberapa waktu ada di dapur?
Jane Buckingham, penulis Modern Girl’s Guide to Life berbagi tips untuk mengetahui apakah butir telur yang akan digunakan masih dalam keadaan segar untuk dikonsumsi. Caranya, gunakan wadah mangkuk bening berisi air dingin. Masukkan butir telur yang masih utuh perlahan ke bagian bawah wadah tersebut, jika posisinya dalam keadaan miring (ujungnya menunjuk ke samping), maka telur itu masih segar.
Jika ia berada dalam posisi ujung meruncingnya membentuk sudut tertentu, maka telur tersebut sudah berumur beberapa hari. Jika telur tersebut dalam keadaan berdiri (ujung meruncingnya menunjuk ke atas), maka usianya sudah mencapai 10 hari. Sementara jika telur tersebut sudah mengambang ke atas, maka sebaiknya telur tersebut tidak digunakan lagi.
Sumber : Kompas
Mengolah sayur dengan cara yang salah akan membuat nutrisi yang dikandungnya hilang begitu saja sebelum sempat kita santap. Untuk menghindarinya, lakukan hal berikut ini.
- Panas dan air, keduanya dapat mengurangi kandungan vitamin dan gizi yang terdapat di dalam makanan. Jadi, sebaiknya masaklah makanan secepat mungkin dan dengan sedikit air. Cara memasak yang terbaik adalah dengan menggunakan microwave, ditumis, dan dikukus.
- Jika merebus sayuran seperti tomat, agar kandungan vitamin di dalamnya tak banyak terbuang serta tomat lebih cepat matang, rebus air hingga mendidih baru masukkan tomat atau sayuran dengan api yang terus menyala agar cepat matang dan juga tidak memakan waktu lama yang bisa membuat vitamin “hilang”.
- Cuci sayuran dengan cepat di bawah keran dengan air yang mengalir. Atau celup celupkan ke dalam panci yang berisi air dan kemudian tiriskan. Jangan pernah merendamnya karena air dapat melarutkan vitamin.
- Sedapat mungkin jangan mengupas atau membuang kulit buah-buahan. Vitamin banyak terdapat atau berkumpul tepat di bawah kulit, seperti kalsium, zat besi, dan potasium. Contohnya, jika memakan sebuah apel yang besar dengan kulitnya, akan mengandung 54 persen lebih banyak zat besi daripada jika imakan tanpa kulit.
- Jangan memotong sayuran dan buah-buahan dengan ukuran terlalu kecil karena akan menjadi lebih mudah menyerap udara yang bisa menghilangkan beberapa jenis vitamin di dalamnya.
Sumber : Nova
Filed Under (Info, Tips Rumah) by Nike on 14-05-2009
Cangkir yang berisi minuman teh sebaiknya segera dicuci setelah diminum supaya tidak meninggalkan noda. Namun, sering kita kelupaan atau terlalu malas mencuci karena cucian piring belum banyak, misalnya. Akibatnya, cangkir jadi bernoda. Nah, untuk menghilangkan noda itu, gunakan air jeruk lemon saat membersihkan. Niscaya cangkir Anda mengkilat kembali.
Sumber : Kompas
Filed Under (Tips Rumah) by Nike on 14-05-2009
Hati-hati meletakkan udang segar di kulkas. Kita sering lupa kepala udang dan sungutnya cukup runcing untuk melubangi plastik pembungkusnya, hingga cairan bocor mengotori kulkas dan meninggalkan bau tak sedap yang tak kunjung hilang.
Kurangi baunya dengan meletakkan semangkuk kecil baking powder di dalam kulkas. Dijamin bau amis segera hilang.
Sayuran yang dipanggang rasanya lebih enak. Kita juga cenderung akan menyantapnya lebih banyak. Berikut cara pengolahannya.
1. Sayuran hijau
Panas yang terlalu tinggi akan membuat sayuran terlihat layu, dan hijaunya kurang mengundang selera. Gunakan api kecil, lalu olesi sayuran dengan minyak.
2. Kentang dan bawang-bawangan
Umbi-umbian dan bawang yang berkulit tidak perlu dikupas terlebih dahulu sebelum dipanggang. Kupaslah nanti begitu akan disantap.
3. Wortel dan sayur yang diiris
Beberapa jenis sayuran cenderung “rapuh” saat diolah, seperti misalnya wortel dan tomat. Ada baiknya kita membungkusnya dengan aluminium foil, setelah terlebih dulu dioles minyak dan bumbu. Panggang di atas api besar.
4. Zucchini, jamur, dan lain-lainnya
Untuk sayuran yang banyak mengandung air, pangganglah langsung di atas api dan jangan dibungkus aluminium foil. Olesi setiap irisan sayuran (lebar 1 cm) dengan minyak secara tipis-tipis. Lalu panggang hingga empuk. Untuk sayuran yang ukurannya lebih kecil, kita bisa memanfaatkan tusuk sate.
Sumber : Kompas