Pokok Penyusunan Resume

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 14-05-2008

Tagged Under : ,

Anda mungkin memiliki sekitar 30 detik untuk memperkenalkan diri anda, khususnya pada saat penerima pekerja pertama kali ingin mengenal anda, yaitu dengan membaca resume anda.

Jika terdapat puluhan, atau bahkan ratusan pelamar terhadap suatu pekerjaan yang sedang dibuka, tentu kunci awal umumnya seseorang dipanggil adalah melalui resume yang mereka kirimkan.

Untuk itu, pintar-pintarlah dalam membuat resume ini. Anda dikenal pertama kali melalui ini, anda dipanggil atau ditelpon untuk wawancara pertama kali juga karena ini.

Anggaplah resume anda adalah diri anda yang anda tampilkan pertama kali.

Sebuah resume merupakan ringkasan tentang diri anda yang sesungguhnya, yang ditinjau dari sisi prestasi, kepandaian, kecakapan, pendidikan, pengalaman kerja. Tentunya resume ini harus mampu menunjukkan kekuatan yang anda miliki.

Berikut ini kita ulas pokok-pokok tentang resume yang sebaiknya digunakan. Pokok-pokok resume ini, dikhususkan untuk mereka yang konsisten bekerja pada bidang yang sama. Bagi anda yang telah memiliki pengalaman pada berbagai bidang pekerjaan, disarankan untuk menambahnya sesuai dengan kebutuhan anda. Berikut ini komponen kunci dari resume yang banyak digunakan.

Identifikasi

Informasi pokok tentang bagaimana seseorang dapat menghubungi anda. Meliputi nama, alamat, nomor telpon, dan alamat email. Jika anda masih sekolah atau kuliah, sebaiknya pada bagian ini juga ditampilkan alamat sekolah berikut alamat rumah anda. Dalam bahasa Inggris, mereka menuliskan bagian ini dengan judul “Identification”.

Job Objective

Read the rest of this entry »

Saran Penulisan Resume

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 13-05-2008

Tagged Under : ,

Berikut ini beberapa saran yang diperbolehkan dan tidak dianjurkan pada penulisan resume atau riwayat hidup anda, yang disadur dari tulisan Katharine Hansen:

  • Buatlah resume anda semudah mungkin untuk dibaca dan dimengerti, misalnya dengan penggunaan bullet style
  • Hindari penulisan resume yang terlalu panjang, kapan perlu cukup satu halaman, namun jika tidak cukup karena mungkin pengalaman anda yang begitu banyak, gunakan dua halaman saja. Jangan sampai lebih dari dua halaman!
  • Perhatikan cara menampilkan informasi dan desain pada resume anda, hindari penggunaan yang sudah umum, misalnya dengan menggunakan template yang telah disediakan oleh Microsoft Word, meskipun tidak ada yang salah pada template tersebut, namun anda bisa membuatnya seakan-akan khusus dan istimewa.
  • Jangan pernah bohong terhadap informasi yang disampaikan pada resume anda.
  • Tulis informasi yang ada di dalamnya fokus kepada peluang yang anda dapatkan, buang informasi yang kira-kira dianggap tidak perlu bagi mereka yang akan menerima anda. Read the rest of this entry »

Format Membuat Resume

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 12-05-2008

Tagged Under : , ,

Berikut ini beberapa catatan yang perlu diketahui pada saat penyusunan resume berbasis teks:

  • Gunakan format huruf standar, seperti courier, Times, Helvetica, Arial, atau font lain yang tidak terlalu banyak gaya.
  • Gunakan ukuran normal atau sedang, umumnya antara 11-14 point.
  • Jumlah karakter perbaris maksimum sekitar 65, dan tentu saja tergantung dari ukuran huruf yang digunakan.
  • Hindari penggunaan gambar, bayangan, serta hal lain yang mencolok.
  • Buatlah tata letak yang sederhana. Gunakan huruf besar pada setiap judul, namun hindari penggunaan huruf tebal, miring, ataupun garis bawah.
  • Hindari penggunaan bullet (paragraf atau daftar bernomor)
  • Teks disusun dengan rapat kiri dan rapat kanan.
  • Jika riwayat hidup yang dibuat lebih dari satu halaman, tampilkan nama anda pada bagian atas setiap halaman tambahannya.
  • Cetaklah riwayat hidup anda dengan menggunakan printer berkualitas tinggi, seperti printer laser atau inkjet. Hindari penggunaan priter dotmatrix atau pencetakan berkualitas rendah.
  • Gunakan kertas berwarna putih dengan ukuran standar (misalnya 8,5 x 11 inci).
  • Selalu kirimkan lembaran asli, bukan copian.
  • Pada saat pengiriman, gunakan amplop yang seukuran kertas, sehingga dokumen anda tidak terlipat, atau dengan mengirimkannya melalui mesin fax.

Bagian Isi

Read the rest of this entry »

Tips Menghadapi Komplain

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 10-05-2008

Tagged Under : ,

Agar Anda tak ditinggal pelanggan dan karenanya harus rapat berhari-hari plus mengeluarkan biaya tidak kecil untuk merebut pembeli, mulailah untuk menanggapi komplain dengan baik. Ini beberapa tipsnya.

1. DENGARKAN
Jangan bersikap defensif. Dengarkan dulu keluhannya. Mereka datang ke kantor Anda tidak sekadar iseng. Mereka harus menyempatkan waktu dan tenaga untuk itu. Malah, mereka yang mengajukan komplain kebanyakan pembeli loyal.

2. BEREMPATI
Mereka datang dengan rasa kecewa atau tidak puas. Soal keluhannya salah atau benar, itu persoalan berikutnya. Mereka akan menghargai empati dan perhatian Anda. Read the rest of this entry »

Kesalahan & Solusi Membuat CV

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 08-05-2008

Tagged Under : , , ,

Jika Anda ingin surat lamaran Anda mendapatkan respon, Anda harus tahu cara menarik perhatian orang yang membacanya, termasuk memberitahukan bagaimana Anda dapat berkontribusi demi keberhasilan perusahaan mereka.

Sebagai pemburu pekerjaan, Anda harus ingat, “menjual diri” harus dimulai dari kertas. Para profesional yang sibuk, termasuk para perekrut - selalu dibanjiri dengan email, CV dan materi-materi lainnya. Hasilnya? Email yang panjang dan bertele-tele, surat yang membosankan dan CV yang tidak profesional, dibuang, dihapus, dan tidak dipedulikan.

Bila Anda ingin CV dan surat lamaran Anda dibaca, Anda harus menghindari kesalahan yang umum yang sering dilakukan oleh para pemburu pekerjaan.

Kesalahan 1: Membingungkan
Anda membaca mengenai tawaran pekerjaan yang menarik, dan Anda langsung membuat surat lamaran dengan terburu-buru dan tidak teliti. Mungkin Anda mencantumkan minat Anda pada posisi Bagian Penjualan, tetapi Anda juga menyebutkan Anda tidak menutup kemungkinan untuk posisi di Bagian Pemasaran atau Bagian Keuangan. Atau, bisa jadi Anda mencantumkan semua keahlian Anda di dalam CV, mulai dari mengajar bahasa Inggris sampai dengan ahli penerjemah dan semuanya Anda cantumkan di dalam CV Anda.

Solusinya? Kejelasan. Bila Anda terlalu banyak memberikan informasi mengenai diri Anda, sejarah pekerjaan, tujuan masa depan karier atau segala macam hal, Anda malah membingungkan orang yang membacanya. Anda perlu memberi penjelasan secara ringkas, jelas, cepat, dan langsung kepada intinya.
Read the rest of this entry »

Tips Sebelum Berhenti Bekerja

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 07-05-2008

Tagged Under : , ,

Ketika Anda merasa tempat bekerja selama ini sudah tidak menantang lagi, dan Anda ingin berpindah ke perusahaan lain, sebaiknya simak dulu empat tips berikut!

A. TELITI MASALAH YANG ANDA HADAPI
Buatlah daftar pertanyaan untuk diri Anda sendiri. Apa yang membuat Anda sangat ingin berhenti dari pekerjaan saat ini? Apakah jam kerja yang terlalu panjang? Stres karena semua pekerjaan yang diberikan atasan kepada Anda tak ada yang tidak urgent dan harus segera diselesaikan? Harus menghadapi atasan yang sulit? Atau, gaji yang kecil?

Selanjutnya, cobalah Anda tuliskan juga beberapa hal yang Anda sukai dan tidak sukai dari pekerjaan Anda selama ini. Apakah hanya di satu bidang saja yang membuat Anda sulit untuk menikmati pekerjaan Anda, atau bahkan lebih? Lalu, pertimbangkan masak-masak sebelum mengambil keputusan penting dalam kehidupan karier Anda!

B. GAMBARKAN PEKERJAAN IDEAL BAGI ANDA
Apa sih, yang bisa membuat pekerjaan Anda sempurna? Lupakanlah tentang realita, dan bayangkan pekerjaan apa yang ideal dan sangat Anda inginkan. Jam kerja seperti apa yang Anda inginkan? Di mana dan dengan siapa Anda ingin bekerja? Read the rest of this entry »

Tips Membuat Resume

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 24-04-2008

Tagged Under : , ,

Dalam membuat resume pelamar perlu berhati-hati dalam mencantumkan atau menuliskan hal-hal sebagai berikut:

Riwayat Gaji

Riwayat gaji adalah gaji yang pernah diterima dan yang diharapkan. Dalam hal pencantuman jumlah gaji yang diterima dan yang diharapkan, pelamar harus sangat berhati-hati dalam memutuskan perlu tidaknya mencantumkan hal tersebut dalam resume. Untuk itu pelamar dituntut kejeliannya dalam melihat iklan lowongan kerja atau informasi tentang lowongan kerja tersebut. Pada lowongan kerja yang sudah mencantumkan dengan jelas berapa gaji yang akan diterima pertahun atau per bulan, sebaiknya pelamar tidak perlu membuat riwayat gaji dalam resume yang dibuatnya. Hal itu tentu saja akan sangat berbeda jika di dalam iklan memang mengharuskan pelamar untuk mencantumkan riwayat gaji dan besarnya gaji yang diharapkan.

Referensi

Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, pelamar harus benar-benar yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui diri si pelamar dan memiliki pengaruh positif bagi perusahaan yang dilamar. Artinya pelamar tidak boleh asal menyebutkan nama orang sebagai referensi seperti mantan atasan atau dosen. Daripada memaksakan diri untuk menyebut nama- nama orang sebagai referensi, pelamar cukup menuliskan: “Referensi: akan diberikan jika diminta”.

Read the rest of this entry »

Lebih Bahagia di tempat Kerja

Filed Under (Dunia Kerja) by Nike on 21-04-2008

Tagged Under : ,

Ayo bikin selusin cara biar tetep enjiy dan semangat di tempat kerja…

1. Jangan Menempatkan Diri Eksklusif

Buka hati untuk bergaul dengan orang lain, jangan merasa kamu yang paling eksklusif dibanding yang lain, karena kamu butuh mereka.

2. Jalin Hubungan Manis dengan Lingkungan

Berbaurlah dengan rekan kerjamu. Sebaiknya jangan hanya satu divisi, tapi divisi lain juga. Sekedar menyapa, itu sudah menimbulkan efek baik terhadap lingkungan kerja, dan kesanmu yang baik akan membuat mereka dengan senang hati membantumu.

3. Punyai Rasa Humor

Serius dalam kerja itu perlu, tapi saat berada di antara rekan-rekan sekantor, rasa humor amat diperlukan. Gampang diajak bercanda bisa mengakrabkan antar rekan kerja.

Read the rest of this entry »