Nafas Segar, Puasa Lancar

Filed Under (Tips Rumah) by Nike on 12-09-2008

Tagged Under : , ,

SAAT kita berbicara, bau napas yang segar adalah salah satu hal yang diperhatikan lawan bicara. Dan selama puasa ini, masalah bau mulut selalu membayangi. Sebenarnya hal ini adalah normal terjadi karena selama puasa aktivitas mulut dan kelenjar saliva (ludah) menurun dan saluran pencernaan kosong. Padahal, saliva berfungsi membasahi dan membersihkan rongga mulut serta membunuh bakteri patogen.

Bau mulut atau halitosis juga bisa terjadi karena adanya penyakit kronis tertentu, seperti diabetes, sinusitis, amandel, atau tumor pada saluran pernapasan. Gigi berlubang, infeksi gusi, dan karang gigi juga bisa membuat bau napas tidak sedap. Namun, penyebab terbanyak terjadinya halitosis adalah karena makanan yang masih tersisa di mulut dan gigi sehingga menjadi sumber bakteri yang berpotensi menimbulkan bau.

Itu sebabnya, merawat kesehatan gigi dan mulut sangat penting agar kita terhindar dari bau mulut yang bisa menyebabkan rasa minder dalam pergaulan. Nah, agar puasa Anda berjalan lancar tanpa gangguan bau mulut, Pepsodent Center Fresh memberikan beberapa tips penting.

1. Beri perhatian ekstra pada kebersihan gigi dan mulut
Gosok gigi secara rutin minimal dua kali sehari di waktu yang tepat, yakni setelah sahur dan malam sebelum tidur. Hindari tidur setelah makan sahur dengan kondisi gigi dan mulut yang masih penuh dengan sisa makanan.

2. Gunakan obat kumur
Rawat kesehatan gigi dan mulut dengan produk kesehatan gigi yang bisa membunuh kuman bakteri penyebab bau mulut. Anda bisa menggunakan obat kumur setelah menyikat gigi atau berkumur dengan air rebusan daun sirih yang memiliki fungsi antibakteri penyebab bau mulut.

3. Pilih pasta gigi yang tepat
Akibat berkurangnya produksi cairan air liur membuat fluoride saja tidak cukup untuk menjaga kesegaran gigi dan mulut. Menginginkan cara yang praktis? Bukan hanya pasta gigi, Pepsodent Centre Fresh juga mengandung gel mouthwash yang memberikan kesegaran ekstra pada mulut dan membantu melawan bakteri.
Read the rest of this entry »